Tentang BIMP-EAGA
Membangun jembatan, mendorong pertumbuhan, dan menciptakan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara
Artikel
Visi 2025 & Pencapaian
Visi Kami
Visi BIMP-EAGA 2025 mengartikulasikan aspirasi bersama untuk menjadi kawasan kerja sama ekonomi subkawasan yang terdepan dengan pembangunan berkelanjutan dan kemakmuran bersama, peningkatan kualitas hidup, serta lingkungan yang damai dan stabil bagi masyarakat BIMP-EAGA.
Visi ini dibangun di atas empat pilar strategis yang memandu semua kegiatan dan inisiatif kerja sama di dalam subkawasan:
Pilar Strategis
1. Pilar Konektivitas
Meningkatkan konektivitas fisik dan digital melalui pengembangan jaringan transportasi, infrastruktur telekomunikasi, dan interkoneksi energi untuk memfasilitasi pergerakan orang, barang, dan jasa tanpa hambatan di seluruh subkawasan. Hal ini mencakup peningkatan jaringan jalan, perluasan fasilitas pelabuhan, peningkatan bandara, dan pembangunan proyek-proyek interkoneksi listrik.
2. Pilar Lumbung Pangan
Memperkuat ketahanan pangan dan produktivitas pertanian melalui praktik pertanian berkelanjutan, transfer teknologi, pengembangan rantai nilai, dan peningkatan akses pasar bagi petani dan nelayan. Kekayaan sumber daya pertanian dan kelautan di subkawasan ini memberikan potensi yang luar biasa untuk menjadi pusat produksi pangan utama.
3. Pilar Pariwisata
Mengembangkan sub-kawasan sebagai tujuan ekowisata utama dengan mempromosikan warisan budaya, atraksi alam, dan wisata petualangan dengan tetap memastikan kelestarian lingkungan dan manfaat bagi masyarakat. BIMP-EAGA menawarkan beragam atraksi mulai dari pantai dan terumbu karang yang masih asli hingga hutan hujan kuno dan festival budaya yang semarak.
4. Pilar Lingkungan
Melindungi keanekaragaman hayati, mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan, mempromosikan teknologi bersih dan ramah lingkungan, serta mengatasi tantangan perubahan iklim secara kolektif di seluruh subkawasan. Hal ini mencakup inisiatif seperti program Kota Hijau dan upaya konservasi laut.
Pencapaian Utama
Berkat kepemilikan yang kuat dan komitmen yang ditunjukkan oleh sumber daya keuangan, manusia, dan teknis yang diberikan oleh pemerintah anggota, BIMP-EAGA telah berkembang secara signifikan selama tiga dekade terakhir.
Pembangunan Infrastruktur
Pada Mei 2025, proyek infrastruktur prioritas (PIP) BIMP-EAGA telah meningkat hampir empat kali lipat menjadi 217 proyek dari 57 proyek pada tahun 2017. Investasi yang direncanakan dalam infrastruktur telah meningkat menjadi sekitar $66,99 miliar dari $21,4 miliar.
Dari 217 PIP, 60 (28%) telah selesai dibangun, dan 157 proyek sedang dalam berbagai tahap pelaksanaan. Proyek-proyek ini memberikan akses yang lebih baik kepada petani dan nelayan ke pasar, menyediakan energi yang dapat diandalkan untuk masyarakat pedesaan, mengkatalisasi perdagangan di daerah perbatasan, dan meningkatkan kunjungan wisatawan.
Pertumbuhan Perdagangan dan Investasi
Subkawasan ini telah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa dalam arus perdagangan dan investasi. Konektivitas yang ditingkatkan dan berkurangnya hambatan telah memudahkan bisnis untuk beroperasi lintas batas, yang mengarah pada peningkatan kegiatan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
Ekspansi Pariwisata
Sektor pariwisata telah mengalami pertumbuhan yang kuat, dengan konektivitas udara dan laut yang lebih baik membuat destinasi BIMP-EAGA lebih mudah diakses. Produk pariwisata baru yang berfokus pada ekowisata, wisata budaya, dan wisata petualangan telah menarik pengunjung domestik dan internasional.
Inisiatif Kota Hijau
Beberapa kota di subkawasan BIMP-EAGA telah berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan Rencana Aksi Kota Hijau (GCAP), yang menunjukkan pendekatan praktis terhadap pembangunan kota yang berkelanjutan, ketahanan iklim, dan perlindungan lingkungan. Kota-kota seperti General Santos dan Kota Kinabalu menjadi contoh bagi pembangunan kota yang berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas
Ribuan pejabat pemerintah, perwakilan sektor swasta, dan anggota masyarakat sipil telah memperoleh manfaat dari program pelatihan, studi banding, dan platform berbagi pengetahuan yang diselenggarakan di bawah kerja sama BIMP-EAGA. Hal ini telah meningkatkan kapasitas para pemangku kepentingan untuk merancang dan mengimplementasikan proyek-proyek pembangunan secara efektif.